Minggu, 01 Juli 2012

wisata ke bali denagn biaya murah

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=152446271558260&set=o.236621159720970&type=1

Senin, 25 Juni 2012

"Gantikan Mou, Loew Bakal Hebat!"

KIEV, KOMPAS.com — Nama Pelatih Tim Nasional Jerman, Joachim Loew, dikait-kaitkan dengan juara La Liga, Real Madrid, setelah Pelatih Timnas Spanyol, Vicente Del Bosque, menyebut bahwa pelatih berusia 52 tahun itu layak untuk melatih Madrid maupun Barcelona. Kabar ini pun segera disambut baik oleh Mesut Oezil, anak asuh Loew di timnas Jerman serta gelandang andalan Madrid.

Seperti dilansir Goal.com, Oezil menilai Loew bakal menjadi pelatih hebat di Santiago Bernabeu jika Jose Mourinho, pelatih Madrid sekarang, memutuskan hengkang. Menurutnya, Loew memiliki kemampuan yang hampir sama dengan Mou.

"Dia (Loew) adalah salah satu pelatih terbaik di dunia. Mampukah dia menjadi pelatih Real Madrid? Tentu saja, mengapa tidak? Dia punya kemampuan untuk melakukannya," ungkap pemain berusia 23 tahun ini.

Awal pekan lalu, Bosque memuji kinerja Loew dalam membawa Jerman terus berjaya di kancah internasional. Menurutnya, Loew berhasil membentuk permainan timnas Jerman yang dinilainya memainkan sepak bola dalam level tinggi dengan semangat yang istimewa pula.

"Dia (Loew) merupakan pria elegan yang merepresentasikan negaranya dengan sangat baik. Dia melakukan pekerjaannya di klub dan level internasional. Real Madrid dan Barcelona tentu saja tidak terlalu besar untuknya," tutur Del Bosque.

Sementara itu, Oezil juga membantah adanya niat untuk hengkang dari Real Madrid. Dia masih merasa bahagia bermain bersama jawara Liga BBVA Spanyol tersebut.

"Saya masih punya kontrak hingga 2016. Saya sangat mencintai kota Madrid. Saya cocok dengan cuacanya dan saya punya banyak teman. Saya bahagia di situ," ungkap pemain berusia 23 tahun itu.

Penalti "Cucchiaio", Inspirasi Pirlo dari Totti

KYIV, KOMPAS.com — "Cucchiaio", diterjemahkan dari bahasa Italia menjadi sendok. Benar, itulah sebutan media Italia untuk penalti genius bomber Italia, Francesco Totti, ke gawang Belanda pada Euro 2000. Apa yang dilakukan kapten AS Roma itu sepertinya menjadi inspirasi Andrea Pirlo kala mengecoh kiper Inggris, Joe Hart, Minggu atau Senin (25/6/2012) dini hari WIB.
Rekan Totti, Daniele De Rossi, yang mengingatkan penalti "sendok" tersebut kepada Football Italia.
"Malam yang akan selalu dikenang. Tendangan Pirlo mengingatkanku pada gol Totti 12 tahun yang lalu. Pirlo mencetak gol penalti dengan luar biasa," sanjung De Rossi.
Dalam pertandingan itu, De Rossi nyaris membuka gol "La Nazionale" di awal pertandingan. Sayang, sepakannya dari jarak 30 meter hanya menghantam tiang gawang "The Three Lions".
"Ketika tembakanku mengenai tiang, aku sempat berburuk sangka. Tapi, aku tak mau (menceritakannya dan) mengubah indahnya malam ini," ungkap De Rossi.
Sayang, gelandang yang dapat berfungsi sebagai bek tengah itu harus terkapar di babak kedua. Kiprah De Rossi berakhir pada menit ke-80 ketika digantikan Antonio Nocerino.

"Aku punya problem sciatica dalam beberapa hari ini, sementara es dan obat pemati rasa sudah tak bekerja maksimal lagi. Cedera itu membuat Anda tak bisa berlari atau berakselerasi. Aku kecewa dengan cedera itu dan harapannya akan membaik sebelum semifinal," keluhnya.

Takdir "Tiga Singa" Ditentukan 8 Tahun Lalu

KYIV, KOMPAS.com — Sejarah memang memihak Italia. Sisi historis juga yang membuat Inggris terlempar dari Euro 2012. Benarkah takdir "The Three Lions" sudah ditentukan delapan tahun lalu?
* Sejarah terulang. Delapan tahun lalu Inggris juga disingkirkan Portugal pada perempat final Euro 2004.
* Italia akan menghadapi Jerman di semifinal Euro 2012. "Gli Azzurri" tak pernah kalah dari tim "Panser" di putaran final Piala Dunia atau Piala Eropa.
* Dari delapan adu penalti Italia sepanjang sejarah, "La Nazionale sudah memenangi tiga kali, yakni mengalahkan Belanda (semifinal Euro 2000), melipat Perancis (final Piala Dunia 2006), dan tentu menyikat Inggris (perempat final Euro 2012).
* Dari tujuh adu penalti, Inggris baru sekali menang, yakni saat membekap Spanyol di perempat final Euro 1996.
* Sepanjang sejarah Piala Eropa, sudah 28 pertandingan melaju hingga perpanjangan waktu dan 14 di antaranya diakhiri dengan adu penalti plus satu laga dipungkasi dengan undian lempar koin.
* Untuk pertama kalinya sebuah laga Euro 2012 berakhir tanpa gol pada waktu normal dan perpanjangan waktu. Tak heran kalau melibatkan Italia karena negara itu memimpin untuk kategori pengemas laga imbang terbanyak. Sepanjang sejarah Euro, "La Nazionale" meraih delapan hasil imbang.
* Italia hanya mampu mencetak 31 gol dari 31 pertandingan Piala Eropa. Itu rerata gol terendah untuk negara yang minimal sudah menjalani 20 pertandingan putaran final Euro.
* Italia tak pernah kebobolan dalam tiga perempat final yang sudah dijalani, yakni pada Euro 2000 (menang 2-0 atas Rumania, Euro 2008 (menahan imbang Spanyol 0-0), dan juga Euro 2000 (menahan imbang Inggris 0-0).
*Dari sembilan perempat final yang dijalani Inggris di luar negaranya, mereka baru sekali meraih kemenangan, yakni pada Piala Dunia 1990 saat mengandaskan Kamerun 3-2 dalam babak perpanjangan.
* Italia tak terkalahkan dalam 14 pertandingan kompetitif selama ditangani Pelatih Cesare Prandelli dan mengemas sembilan kemenangan plus lima kali imbang. Bukti pertahanan Italia memang keren adalah fakta bahwa gawang mereka tak pernah bobol dalam 10 pertandingan di antaranya.

Secuil "Kenakalan" Pemain Bintang

KOMPAS.com - Mewawancarai pemain bintang tak selamanya menyenangkan. Selain harus bersabar menunggu waktu kesempatan wawancara, awak media juga harus bersiap-siap mendapat jawaban ketus atau mengelus dada melihat polah pemain bintang itu.

Seperti yang dialami belasan jurnalis peliput Piala Eropa, termasuk wartawan Kompas, Agung Setyahadi, ketika menunggu para pemain tim nasional Italia yang baru saja menyelesaikan latihan resmi, sehari menjelang laga perempat final melawan Inggris di mixed zone, Stadion Olimpiade Kiev, Ukraina, Sabtu (23/6). Mixed zone adalah area yang disediakan bagi para peliput bertemu atlet.

Setelah menunggu lebih dari 30 menit dari jadwal wawancara, para jurnalis melihat sosok striker muda Italia, Mario Balotelli, yang mengenakan kaus hitam berlengan buntung dan membawa tas kecil di tangan kanannya.

Harapan mewawancarai Balotelli sepertinya akan mudah. Apalagi, mantan pemain Inter Milan ini di laga terakhir penyisihan grup membuat gol yang indah ke gawang Irlandia. Suasana hati Balotelli pastinya sedang senang.

Para wartawan pun dengan percaya diri menyapa, ”Holla Mario” disusul sodoran alat perekam suara. Namun, belum sempat pertanyaan diajukan, Balotelli mendahului angkat suara. ”Tidak ada wawancara, tadi sudah di konferensi pers,” ujar Balotelli ketus dengan mimik cuek.

Mendengar jawaban itu, para jurnalis berusaha tetap tenang dan dengan ramah membujuk Balotelli untuk diwawancarai. Namun, penyerang klub Manchester City itu terus berjalan santai diikuti staf media tim nasional Italia. Balotelli juga cuma cengar-cengir melihat para wartawan yang terdiam dan hanya mengamati dirinya berlalu hingga menghilang di balik papan pembatas jalur jalan pemain.

Saat masih merasakan kekecewaan dengan sikap Balotelli, tiba-tiba terdengar bunyi besi yang beradu disusul suara kegaduhan dari balik papan pembatas jalur pemain. Para wartawan pun berlari melihat ke jalur sebelah. Ternyata Balotelli melompati pagar besi pembatas jalur jalan pemain. Ia tidak mau berjalan mengikuti jalur yang berkelok-kelok itu dan melompati pagar untuk menyingkat waktu keluar area mixed zone.

Balotelli berjalan santai dengan wajah tak acuh dikawal petugas dari UEFA yang menjaga mixed zone. Petugas itu tidak berani menegur Balotelli dan justru meminta foto serta tanda tangan. Bukan cuma di mixed zone, pada acara konferensi pers, Balotelli juga membuat jengkel para wartawan. Ia sering meminta pertanyaan diulang dengan alasan lupa pertanyaan yang ditujukan kepada dirinya.

Balotelli juga disindir dengan pertanyaan mengapa dirinya tidak menjawab pertanyaan sedikit lebih panjang dan serius. ”Anda tidak banyak berbicara. Padahal, Anda berada di sini untuk berbicara, apakah ini bermakna sesuatu? Apakah ini berarti Anda tidak takut siapa pun, bahwa Anda bisa sangat penting dalam pertandingan, bahwa Anda berlimpah kepercayaan diri? Apakah ini bisa diartikan demikian?”

Balotelli menjawab dengan enteng, ”Saya di sini karena ini giliran saya berbicara.”

Bukan cuma Balotelli yang membuat kecewa jurnalis. Pemain bintang tim Perancis, Samir Nasri, bahkan sangat arogan meladeni wawancara wartawan, seusai kekalahan 0-2 Perancis dari Spanyol. Saat ditanya wartawan di mixed zone, Samir Nasri langsung bicara dengan nada tinggi. ”Kalian hanya mencari masalah,” ujarnya ketus sambil mengumpat dengan kata-kata kotor.

Sejumlah jurnalis yang mendengar itu membalas dengan berujar,” Pergi saja sana.” Namun, tanpa diduga Nasri kembali meladeni dengan umpatan kata-kata yang lebih kasar. Kata-kata yang sangat tidak pantas keluar dari mulut seorang pemain bintang lapangan. (REUTERS/OTW)

Kido/Hendra Kejar Peringkat Satu

JAKARTA, KOMPAS.com — Ganda putra veteran, Markis Kido-Hendra Setiawan, berharap bisa bersaing lagi dan mengincar peringkat satu dunia.

Ganda juara Olimpiade Beijing 2008 ini meraih gelar juara pada turnamen Super Series berhadiah 200.000 dollar AS pada Singapura Terbuka Super Series, Minggu (24/6/2012). Pasangan unggulan keempat itu mengalahkan unggulan kedua Ko Sung Hyun-Yoo Yeon Seong dari Korea Selatan 22-20, 11-21, 21-6 pada final di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Minggu. 
    
"Ini gelar juara yang sangat berarti karena saya masih bisa membuktikan bisa bersaing lagi dan siap ambil kembali ranking satu dunia," ujar Kido mengenai gelar keduanya tahun ini tersebut.
    
Kido-Hendra meraih gelar pertama di Australia Terbuka. Kemenangan tersebut membuat Kido-Hendra unggul 3-2 dalam rekor pertemuan dengan pasangan Korea tersebut.

Saat ini mereka menempati peringkat delapan dunia dan hanya satu tingkat di bawah ganda terkuat Indonesia saat ini, Bona Septano/Mohammad Ahsan. Ahsan/Bona yang menjadi wakil Indonesia di Olimpiade London gagal di semifinal setelah disingkirkan Ko/Yoo.

Pasangan Suami Istri Bunuh Anak Kandung

KOLAKA, KOMPAS.com — Kepolisian Sektor (Polsek) Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara, menetapkan Yulius Paris (60) dan Martha (57) sebagai tersangka dalam kasus pembantaian Andarias Salti (26), yang tidak lain adalah anak kandung mereka, beberapa hari lalu di Desa Palambua. Penetapan tersangka kepada kedua orangtua tersebut setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap keduanya selama 30 jam.

Kepala Polsek Pomalaa Iptu Ahmad Troy menjelaskan, Yulius dan Martha mengakui perbuatannya yang menyewa preman untuk menghabisi nyawa anaknya. "Yulius dan istrinya mengaku kalau merekalah otak perencanaan dari kematian anak kandungnya. Didasari dengan sakit hati, dia (orang tua korban) menuliskan surat kepada salah seorang warga agar mencari preman yang bisa membunuh anaknya dengan imbalan uang sebesar Rp 5 juta. Ini direncanakan bersama istrinya. Hal ini juga diakui oleh ibu korban," ungkapnya, Senin (25/6/2012).

Troy juga menambahkan, hal ini dilakukan berdasarkan ketakutan orangtua terhadap anaknya. "Si anak ini itu kerap kali mengancam ayah dan ibunya untuk dibunuh, bahkan di rumahnya itu anak yang dibunuh ini terus berontak. Geram dengan tingkah anaknya yang sudah tidak bisa diatur itu, muncullah inisiatif agar dibunuh saja. Ini pengakuan dari ayah korban lho," tandasnya.

Sementara itu, Yulius yang merupakan ayah korban mengatakan, anaknya mengalami gangguan jiwa. "Andarias ini stres, Pak. Berapa kali mendaftar jadi polisi, tapi tidak lulus. Dia juga cari pekerjaan tapi tidak dapat, makan ya mengalami gangguan jiwa. Saya dengan istri dua kali mau dibunuh, tapi gagal. Tiap hari kerjanya mengancam terus, hancurkan barang-barang di rumah. Saya sudah tidak tahan dengan anak ini, Pak," tuturnya.

Lebih lanjut, Yulius menekankan, sebelum dibunuh, anaknya sempat diberikan racun. "Dulu di makanannya saya campurkan racun, tapi tidak berhasil. Saya lakukan ini karena takut juga, jangan sampai terbukti dia akan bunuh saya," tegasnya.

Selain itu, ibu korban hanya bisa menangis mengingat perbuatannya kepada anak kandungnya. Mereka berdua juga sempat menyampaikan rasa penyesalan yang mendalam. "Saya merasa menyesal dengan perbuatan saya. Pikiran saya sudah pendek karena anak itu hanya menyusahkan. Sangat menyesal sekali, Pak," tutup Yulius.

Doktor Teknik Itu Kini Memimpin Mesir

KAIRO, KOMPAS.com — Mohamed Mursi (61) terpilih sebagai Presiden Mesir pengganti Presiden Hosni Mubarak yang digulingkan dalam revolusi pada awal tahun lalu, sesuai dengan keputusan Komisi Pemilihan Presiden yang diumumkan Ketua Komisi Farouk Soltan pada Minggu (24/6/2012).
Mursi lahir di desa Adwah, Provinsi Syarqiyah, bagian timur Mesir, pada 20 Agustus 1951 dari keluarga petani sederhana. Saat ini, doktor teknik lulusan Amerika Serikat itu mengetuai Partai Kebebasan dan Keadilan atau Hizbul Hurriyah Wal Adalah, sayap politik Ikhwanul Muslimin.
Mursi meraih doktor bidang teknik material pada University of Southern California pada 1982, dan pernah menjadi dosen atau profesor pembantu di universitas di AS itu pada 1982-1985. Pada 1985-2010, Mursi mengetuai jurusan teknik material di Universitas Zakazik, Mesir, dan dosen teknik di Universitas Kairo.
Sejak 1977, Mursi mulai aktif di Ikhwanul Muslimin dan berulang kali masuk penjara, baik di masa Presiden Anwar Saddat (1970-1981) maupun di era Presiden Hosni Mubarak (1981-2011), atas tuduhan melakukan gerakan bawah tanah untuk menggulingkan pemerintah.
Memang, sepanjang tiga rezim Mesir mulai dari Presiden Gamal Abdel Nasser (1953-1970), berlanjut rezim Presiden Anwar Saddat (1970-1981) hingga Presiden Mubarak (1981-2011), Ikhwanul Muslimin dinyatakan sebagai organisasi terlarang.
Jabatan terakhir di Ikhwanul Muslimin sebagai anggota (Irsyad) atau dewan pimpinan tertinggi di jajaran organisasi berpengaruh tersebut.
Dalam pemilihan umum pada 2000, Mursi terpilih sebagai anggota parlemen dan kemudian terpilih menjadi juru bicara kubu Ikhwanul Muslimin di dewan legislatif itu.
Bapak lima anak dan kakek dari tiga cucu ini merupakan pemimpin organisasi Islam pertama yang menduduki posisi tertinggi di negeri berjulukan "Negeri Seribu Menara" tersebut.

Polemik Kondom, Ini Jawaban Menkes

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi membantah bahwa pihaknya akan membagikan kondom gratis untuk kalangan remaja. Pembagian kondom, kata dia, hanya dilakukan di lingkungan lokalisasi atau tempat berisiko lain untuk mencegah penularan HIV/AIDS atau kehamilan di usia muda.

"Tidak ada pembagian kondom di kalangan usia muda. Kondom hanya dibagikan di tempat-tempat tertentu, yaitu di pelacuran, tempat pariwisata, panti pijat," ungkap Menteri Kesehatan (Menkes) di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25/6/2012).

Nafsiah meminta agar semua pihak tidak menutup mata atas seks bebas di berbagai tempat itu. Hasil penelitian pihaknya menunjukkan sekitar 34 persen pekerja seks berusia 15-24 tahun. Mereka terpaksa menjadi pekerja seks karena dilacurkan, korban perdagangan manusia, dibujuk, dan lainnya. Adapun pria pengguna jasa seks, kata dia, sekitar 45 persen masih di bawah 25 tahun.

Nafsiah menambahkan, untuk kalangan remaja di sekolah-sekolah, pihaknya lebih mengedepankan pemberian pendidikan tentang kesehatan reproduksi, narkotika, obat perangsang, dan sebagainya.
"Pendidikan kepada remaja supaya dia punya ketahanan iman, mental, untuk menolak perilaku berisiko, baik seks maupun narkoba. Itu maksudnya. Rupanya dicampuradukkan," kata dia.

"Pemerintah memberikan kondom gratis itu kepada yang miskin. Kemiskinan itu bukan alasan untuk ketularan penyakit. Kemiskinan bukan alasan untuk tidak mendapatkan pelayanan," pungkas Nafsiah.

Sejarah Munculnya Adu Penalti

KOMPAS.com - Sebelum tahun 1976, pemenang pertandingan Piala Eropa ditentukan dengan sistem yang melelahkan jika hingga perpanjangan waktu usai belum juga ada tim yang unggul. Ketika itu, selesainya Piala Eropa pun tak bisa dipastikan dan muncul kerisauan turnamen tersebut diperpanjang tanpa kejelasan batas waktu.

Pada Piala Eropa 1968 di Italia, misalnya, tuan rumah berhasil menembus final dan berhadapan dengan Yugoslavia di Stadio Olimpico, Roma, pada 8 Juni. Hasilnya, skor kedua tim imbang 1-1, yang tetap berlanjut hingga perpanjangan waktu berakhir.

Pertandingan akhirnya diulang dua hari kemudian. Kali ini, Italia mampu menggulung Yugoslavia dengan unggul dua gol tanpa bisa dibalas lawan. Pada pertandingan-pertandingan Piala Eropa sebelumnya, laga ulang tak perlu dilakukan karena salah satu tim bisa mendapatkan angka lebih tinggi dari kompetitornya.

Pada Piala Eropa 1976, adu penalti untuk menentukan pemenang digelar pertama kalinya dalam final di Stadion Crvena Zvezda, Beograd, pada 20 Juni. Jerman Barat dan Cekoslowakia berebut gelar juara. Setelah perpanjangan waktu selesai, skor tetap imbang 2-2.

Cekoslowakia akhirnya memboyong trofi Henri Delaunay untuk pertama kali setelah gelandang Antonin Panenka menjadi penentu kemenangan. Ia menjebol gawang Jerman Barat yang dijaga Sepp Maier dengan tendangan kondang bernama chip shot. Skor laga tersebut berakhir 5-3.

Peraturan mengenai adu penalti ditetapkan Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mulai tahun 1970. Piala Eropa 1976 merupakan salah satu pesta sepak bola akbar paling awal yang pesertanya melakukan adu penalti.

Selanjutnya, Piala Dunia 1982 menjadi pesta sepak bola yang menerapkan adu penalti saat Jerman Barat menghadapi Perancis di semifinal. Adu penalti berakhir dengan skor 5-4 untuk kemenangan Jerman Barat. Selanjutnya, adu penalti lazim diadakan dalam berbagai turnamen sepak bola, termasuk Piala Eropa.

Seiring waktu, laga yang berakhir dengan adu penalti kerap disayangkan sebagian pencandu sepak bola karena dinilai lebih mengandalkan nasib baik ketimbang teknik bermain. Meski demikian, ada juga kalangan yang menyebut adu penalti justru menarik. (bay)

"Italia Sukses Kunci Rooney"

KYIV, KOMPAS.com — Bek Italia, Leonardo Bonucci, menggelar rahasia kemenangan timnya atas Inggris, Minggu atau Senin (25/6/2012) dini hari WIB. Intinya, "Gli Azzurri" sukses mengisolasi Wayne Rooney.
"Kami berhasil mengurung Rooney. Dia juga terkucil dengan taktik yang dipakai Inggris. Akhirnya, dia malah sering turun menjemput bola. Itu membuatnya lelah," ujarnya pada Football Italia.
Di atas lapangan, "La Nazionale" memang unggul absolut dalam hal penguasaan bola. Hal itu diamini benar oleh Bonucci.
"Italia memang jauh lebih pantas lolos ke semifinal. Kami lebih kompak dan berhasil menciptakan lebih banyak peluang," ujar gelandang Juventus itu.
Jerman sudah di depan mata dan Bonucci sadar hal tersebut.
"Kami harus terus fokus dan perlu segera memulihkan kebugaran untuk partai semifinal. Kami akan hadapi Mario Gomez dan kawan-kawan nanti seperti saat kami sukses mengunci Rooney, (Danny) Welbeck, dan (Andy) Carrol," tandas Bonucci.

Satu Masalah bagi Spanyol

GNIEWINO, KOMPAS.com — Semifinal pertama Piala Eropa 2012 akan mempertemukan Portugal kontra Spanyol pada Rabu (27/6/2012). "Seleccao" diuntungkan setelah lebih dulu menjalani laga perempat final. Hal itu yang kini dikeluhkan fisioterapis "La Furia Roja", Javier Minano.
Spanyol melakoni laga delapan besar melawan Perancis pada Sabtu (23/6/2012) atau sehari setelah partai Yunani versus Jerman. Artinya, "La Seleccion" hanya punya waktu empat hari untuk memulihkan kondisi. Itu saja masih berkurang setelah markas Spanyol di Gniewino, Polandia, berjarak 900 kilometer dari Donetsk, Ukraina, kota di mana laga perempat final dilangsungkan. Praktis, waktu pemulihan kondisi pemain-pemain Spanyol berkurang dua hari.
"Hal itu (waktu pemulihan kebugaran) akan banyak berpengaruh. Tapi, kami juga memiliki waktu istirahat lebih banyak saat akan menghadapi Perancis. Jadi, kami tidak bisa menjadikannya sebagai alasan," sebut Minano, Minggu (24/6/2012).
Bahkan, bos Spanyol juga angkat komentar.
"Seusai pertandingan (melawan Perancis) kami kelelahan. Kami masih punya cukup waktu untuk memulihkan kondisi, tapi perbedaan 48 jam dengan pertandingan berikutnya jadi masalah tersendiri. Kami menderita karena kepanasan dan itu hal terberat bagi para pemain sepanjang tahun ini," ujar Pelatih Vicente Del Bosque kepada AFP.

Hal senada juga diungkap Andres Iniesta.

"Kami akan coba pastikan bahwa kondisi kami baik-baik saja. Tinggal satu laga lagi kami melangkah ke final dan itu segalanya bagi kami," kata Iniesta.
Bagaimanapun pengalaman Minano sebagai fisioterapis andal akan bicara banyak untuk mengembalikan kebugaran para pemain Spanyol dalam waktu singkat.
"Siapa yang siap akan mendapat prioritas untuk direkomendasikan turun gelanggang. Itu akan jadi tantangan tersendiri bagi para pemain," ujarnya.
Uniknya, Spanyol beruntung memiliki markas tim dengan fasilitas hebat di Gniewino.
"Ketenangan dan kehebatan fasilitas latihan kami di Gniewino akan berperan besar (memulihkan kondisi kebugaran pemain)," tutur Minano.

Buffon: Aku Beri Tips untuk Diamanti

KYIV, KOMPAS.com — Sebelum adu penalti, Gianluigi Buffon takut bakal kalah dari Inggris secara menyakitkan. Apa yang membuatnya tampil spartan dalam sepakan 12 pas, Minggu atau Senin (25/6/2012) dini hari WIB? Apakah benar ia memberi tips kepada Alessandro Diamanti?

"Ketika adu penalti dimulai, itulah saatnya lotere. Anda bisa menang beruntung atau kalah buntung," ucapnya kepada Football Italia.

Gigi—sapaan Buffon—merasa timnya layak menang melihat dominasi yang dilakukan atas Inggris selama 120 menit. Apalagi, sejumlah peluang terbuang percuma dan gagal dikonversi menjadi gol ke gawang Inggris.

Beban Buffon makin berat setelah penalti Riccardo Montolivo melenceng ke sebelah kanan gawang Joe Hart.

"Aku tak pernah berpikir apa-apa. Yang aku lakukan adalah membuat penyelamatan sebanyak mungkin demi rekan-rekan yang telah berjuang 120 menit dan juga untukku sendiri," cetus kiper Juventus itu.

Bagaimana Anda bisa menahan penalti Ashley Cole?

"Sebuah hal yang bagus ketika sukses mengeblok penalti Cole. Yang aku bayangkan sebelumnya, orang memiliki rasa gentar saat itu. Setelah itu pikiranku melayang kepada korban-korban gempa bumi, lalu untuk fans di rumah yang selalu menunjukkan gairahnya," lanjut Buffon.

Uniknya, ia mengaku tak pernah melihat eksekusi penalti yang dilakukan para pemain Italia. Buffon mengaku itu sudah menjadi kebiasaannya.

"Aku mengakui memberi saran kepada Diamanti untuk melebarkan arah tembakannya. Eksekusi ke tengahnya sudah telanjur terkenal. Aku memberitahunya kalau (Joe) Hart pasti sudah melihat video dan mempelajari kebiasaan penaltinya. Ia pun mengubah arah tembakannya," sambung Buffon.

Bagaimana dengan Jerman, calon lawan di semifinal, Kamis (28/6/2012)?

"Aku gembira melangkah ke semifinal. Sebuah prestasi terhormat dan bergabung dengan Spanyol, Jerman, dan bahkan Belanda yang di atas kertas lebih superior. Target telah tercapai dan kami berambisi melampauinya karena memang kami mampu untuk itu," pungkasnya.

Kamis, 21 Juni 2012

Kontroversi Slogan "Berkumis" Temui Titik Terang


Fauzi Bowo (kiri) dan Hendarman Soepandji







JAKARTA, KOMPAS.com - Kontroversi tagline "Berkumis" milik pasangan Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria yang dipermasalahkan tim sukses Fauzi Bowo akhirnya menemui titik terang. Mediasi yang telah keempat kalinya dilaksanakan ini menyepakati beberapa poin.
"Dari mediasi tadi telah disepakati beberapa poin. Pertama, penggunaan akronim 'berkumis' dengan niat baik agar Jakarta Tidak Berantakan, Kumuh, dan Miskin merupakan penyampaian visi dan misi program pasangan calon," ujar Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta, Ramdansyah, di Gedung Sasana Prasada Karya, Kamis (21/6/2012).
"Selanjutnya, dalam menyampaikan visi dan misi program 'berkumis' tanpa kepanjangan dari akronim tersebut, seperti menirukan mimik negatif pasangan calon yang diidentikan dengan kumis, sudah masuk dalam tindak pidana pemilukada," katanya.
Ketiga, lanjut Ramdansyah, penggunaan akronim "berkumis" harus diikutsertakan dengan kata berantakan, kumuh, dan miskin agar tidak mengarah kepada pasangan calon tertentu. "Saran ini rekomendasi dari ahli bahasa UI, Frans Asisi dan ahli bahasa UNJ, Sri Suhita," katanya.
Berdasarkan pernyataan dari pakar periklanan BP3I, FX Ridwan Handoyo, tidak boleh ada pembedaan warna antara kata 'ber' dan 'kumis' yang mengarah kepada salah satu kandidat. "Misalnya saja 'berkumis' nya itu di-bold atau ditekankan. Penggunaan kata yang sebaiknya dipergunakan mengandung nilai positif, seperti 'Mari Bangun Jakarta yang tidak Berkumis (berantakan kumuh dan miskin)' sesuai masukan dari BP3I atau 'Jakarta Jangan Berkumis (berantakan, kumuh, dan miskin) sesuai masukan dari ahli bahasa UNJ," kata Ramdansyah.

Operasi Mantap Praja 2012 Siap Amankan Pilkada


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Polda Metro Jaya menggelar pasukan operasi kewilayahan Mantap Praja 2012 di lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/6/2012) pagi.
Tujuannya, untuk mengamankan berlangsungnya Pilkada DKI Jakarta agar aman dan tertib. Kampanye dijadwalkan mulai 24 Juni 2012. Sedangkan pemilihannya akan dilakukan pada 11 Juli 2012 mendatang.
Operasi dalam rangka pengamanan Pilkada itu diperkirakan mengerahkan 40.356 personel yang dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Untung S Rajab.
"Operasi ini dilakukan dalam rangka pengamanan Pilkada DKI Jakarta supaya berjalan dengan baik. Sehingga Pilkada bisa lancar, sukses dan terpilih gubernur yang terbaik, bersih dan adil," kata Untung dalam sambutannya, Kamis.
Untung mengatakan Pilkada ini menunjukkan sejauh mana kesadaran kita dalam berdemokrasi. Dia juga mengimbau agar penduduk DKI Jakarta ikut berpartisipasi dalam menentukan cagub-cawagub yang akan memimpin Jakarta, ibukota Negara Indonesia.
Terlebih Jakarta adalah pusat budaya, pusat pedagangan sehingga dituntut spesifik dalam pengamanan. "Semoga warga menggunakan hak pilihnya dengan baik untuk memilih cagub-cawagubnya," pungkasnya.
Acara ini diadakan, lanjut Untung, untuk mengetahui kesiapan Polda Metro Jaya. Senada dengan Untung, Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Agung Budi Maryoto mengatakan, kepolisan sedang mengecek kekuatan dan kesiapan personil.
"Untuk mengukur kekuatan personil kami juga membuat suatu simulasi atau peragaan mengenai bagaimana pencoblosan yang tentunya terimplikasi rentan terkena gangguan keamanan di tempat pemungutan suara (TPS)," katanya, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis.
Selain itu, lanjut Agung pihak kepolisian juga dibantu komponen kekuatan lain seperti dari jajaran TNI. "Kami meminta bantuan pihak lain seperti TNI agar di TPS-TPS bisa berjalan dalam pemungutan maupun penghitungan suara. Tetapi TNI akan lebih banyak terlibat di objek vital bukan langung di TPS-TPS," ujarnya.

Tutup-tutupi Kecelakaan akan Menyulitkan TNI



Pesawat Fokker 27 milik TNI AU hancur setelah jatuh di Perumahan Rajawali, sekitar Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (21/6/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Udara didesak memberi akses kepada media untuk meliput kecelakaan pesawat latih Foker 27 milik TNI AU yang jatuh di wilayah Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (21/6/2012) sore.
Ketertutupan malah akan menyulitkan TNI. Selain itu, publik pun berhak tahu apa yang terjadi.
-- Mahfudz Siddiq
"Ketertutupan malah akan menyulitkan TNI. Selain itu, publik pun berhak tahu apa yang terjadi," kata Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Mahfudz Siddiq, melalui pesan singkatnya.
Dalam peliputan kecelakaan itu, para petugas TNI AU menghalang-halangi hingga merusak hasil kerja wartawan. Dhika, kontributor Kompas TVmengatakan, memory card miliknya diambil lalu dibuang oleh Provost TNI AU di persawahan. Saat itu, Dhika tengah mengambil gambar dengan jarak sekitar 20 meter dari lokasi jatuhnya pesawat dan tidak melewati garis polisi.
"Wartawan Trans TV kasetnya juga dibuang, wartawan Berita Satu TV kasetnya dirusak. Ada dua fotografer yang foto-fotonya dihapus," kata Dhika.




Forensik Satwa Liar Membantu Penegakan Hukum



Harimau sumatera









JAKARTA, KOMPAS.com - Penegakan hukum terkait kasus perdagangan satwa liar ataupun bagian-bagian tubuhnya memerlukan bukti ilmiah. Bidang ilmu genetika forensik satwa liar yang bisa membantu memenuhi kebutuhan tersebut perlu dikembangkan di Indonesia.
Demikian terungkap dalam seminar setengah hari bertema "Capacity Building in Wildlife Conservation and Forensic Genetics" yang diadakan pada kamis (21/6/2012) di kantor Lembaga Biologi Molekuler Eijkman di Jakarta.
Hadir sebagai pembicara seminar adalah Herawati Sudoyo dari Eijkman, Noviar Andatyani dari WCS Indonesia, Ross McEwing dari TRACE Wildlife Forensics Network di Edinburg, Inggris serta Lori S Eggert dari University of Missouri, Amerika Serikat.
Herawati mengungkapkan, genetika forensik diperlukan pen

Tiga Keluarganya Tewas, Mayor Yohannes "Shock"



Rumah warga yang hancur terbakar setelah tertimpa jatuhnya pesawat Fokker 27 milik TNI AU di Perumahan Rajawali, sekitar Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (21/6/2012).





JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga orang anggota keluarga Mayor Yohannes tewas dalam kecelakaan jatuhnya pesawat Fokker-27 yang menimpa pemukiman warga pada Kamis (21/6/2012) di komplek Rajawali, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.
Tiga anggota keluarga Yohannes itu mengalami nasib naas saat berada di dalam rumah dan pesawat menghujam rumah itu.
Salah seorang kerabat korban yakni Yanti menuturkan dirinya sempat mendengar dentuman keras pesawat jatuh. Api berkorbar begitu hebat dari pemukiman milik TNI Angkatan Udara tersebut.
Yanti langsung menuju rumah Mayor Yohannes yang ada di komplek itu. Yanti sudah kenal dekat dengan keluarga itu karena kakaknya sempat bekerja di rumah Mayor Yohannes.
Saat tiba, Yanti terkejut melihat rumah Mayor Yohannes luluh lantak. "Hancur sebagian karena ditabrak sayap pesawat. Rumahnya juga terbakar," ungkap Yanti, Kamis malam, saat dijumpai di RSAU Esnawan Antariksa, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.
Yanti kemudian mencari-cari seluruh anggota keluarga Mayor Yohannes. Namun, ia tak berhasil menemukannya. Salah seorang anggota Provost TNI AU memberitahukan bahwa seluruh korban sudah dievakuai ke RSAU Esnawan Antariksa.
"Begitu datang, saya ke Mayor Yohannes. Dia shock, pingsan, sekarang masih dirawat," ungkap Yanti.
Salah seorang rekan kerja Mayor Yohannes yang juga merupakan anggota TNI Angkatan Udara menuturkan bahwa Mayor Yohannes selamat dari kecelakaan nahas itu.
"Dia saat itu baru saja pulang dinas, jadi tidak ada di rumah. Begitu sampai, kondisi rumah sudah hancur, tiga keluarganya jadi korban," papar mantan pilot yang juga kerap menerbangi Fokker 27 ini.
Tiga orang anggota keluarga Mayor Yohannes yang menjadi korban tewas yakni Brian (7), anak dari Mayor Yohannes; Melvin (1), keponakan dari Mayor Yohannes; dan orang tua dari Mayor Yohannes yang belum diketahui namanya.
Seluruh kerabat, keluarga, serta guru-guru dari Bryan tampak masih berada di luar rumah duka.
Total seluruh korban tewas yang terjadi akibat kecelakaan pesawat itu mencapai 10 orang. Korban terakhir yakni Lettu Paulus, kopilot Fokker-27 yang sempat dirawat di ruang ICU namun akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada pukul 18.30 WIB.

Kebakaran di Mal Ciputra Semarang

SEMARANG, KOMPAS.com - Salah satu dapur masakan di Foodcourt, Mal Ciputra Simpanglima, Semarang, Kamis (21/6/2012), terbakar.  Akibatnya, puluhan pengunjung mal besar itu panik, dan berlarian meninggalkan arena tempat makan .
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, menyebutkan, peristiwa kebakaran itu terjadi pukul 18.50 WIB. Api yang belum diketahui penyebabnya, langsung membesar dan menimbulkan asap hitam pekat, terlihat dari luar mal. Asap hitam maupun memenuhi ruang lantai dua mal di jantung Kota Semarang itu.
Kebakaran itu langsung diantisipasi petugas, termasuk petugas keamanan yang melokasisasi lokasi kejadian. Hingga pukul 19.15 WIB, upaya pemadaman masih dilakukan, dibantu petugas pemadam kebakaran Kota Semarang.












                                                                          Pengunjung di foodcourt di Lantai 2 Citraland Mall, Simpanglima, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (21/6/2012) sekitar pukul 18.45 WIB panik, gara-gara kebakaran di salah satu dapur masak konter makanan.

Bola Joget Sambut Perempat Final Euro 2012


Sejumlah pemuda di Desa Kuwolu, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menggelar bola joget di lapangan setempat, dalam rangka memeriahkan babak perempat final Piala Eropa 2012. Kamis (21/6/2012)



MALANG, KOMPAS.com - Warga Dusun Tanjungsari, Desa Kuwolu, Kabupaten Malang, punya cara sendiri memeriahkan Piala Eropa 2012. Menyambut babak perempat final, para pemuda dusun itu menggelar acara bola joget dengan berkostum ala perempuan di lapangan dusun setempat pada Kamis (21/6/2012) hingga Jumat (22/6/2012) sore.
Dalam kompetisi antar rukun tetangga (RT) itu, masing-masing klub peserta kompetisi diberi nama tim peserta Piala Eropa 2012. Ada yang memakai nama Portugal, Spanyol, Inggris, dan Jerman. Pertandingan empat tim tersebut berlangsung meriah. Hampir semua penontong yang hadir tertawa, kala semua pemain dari kedua tim berjoget di tengah lapangan. Sebab, ini bukan pertandingan bola beneran, tapi lebih menekankan entertainment.
Ratusan warga di desa sekitar berbondong-bondong menyaksikan pertandingan bola joget di lapangan Desa Tanjungsari. Selama pertandingan berlangsung, lima menit digunakan untuk bermain bola, lima menit kemudian musik langsung dibunyikan panitia dan semua pemain harus berjoget, tak boleh melanjutkan bermain bola. Jika tidak berjoget mengikuti alunan musik, sang wasit akan memberikan sanksi kartu kuning.
Melihat seluruh pemain berjoget dengan busana seorang perempuan dan dilengkapi wajah ber-make-up, penontong tertawa tak henti-henti. "Lucu jogetnya. Kayak bencong (waria)," celetuk salah satu penonton.
Menurut ketua pantia pelaksana, Irfan, bola joget juga akan digelar dalam rangka memeriahkan jelang Haflatul Imtihan Yayasan Pendidikan Al Hikmah, Kuwolu, Bululawang, Kabupaten Malang, Sabtu (23/6/2012). "Kedua, bola joget ini digelar juga untuk berpartisipasi memeriahkan babak perempat final Piala Eropa. Pemuda di sini punya acara nobar (nontong bareng) setiap pertandingan. Selain itu, juga untuk menghibur warga di sini," jelasnya.
"Saat dilaksanakan, penonton betul-betul terhibur, juga bisa menjalin tali silaturrahim antarpemuda desa dan warga," katanya.
Dalam Kompetisi bola joget tersebut, kata Irfan, juara utama akan memperoleh piala dan uang pembinaan. Di hari pertama adalah babak penyisihan. "Di hari kedua finalnya. Di babak final, Jerman dan Spayol yang akan bertanding," katanya.

Polisi Tahan 10 Tersangka Kerusuhan Batam

Bentrokan antara dua kelompok massa di kawasan Jodoh,Batam, Senin (18/6/2012) lalu, akan ditangani Polres Balerang, dan Direktorat Reserse Kriminal Polda Kepri.


JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi tetapkan 11 tersangka kerusuhan di Batam. Sebanyak lima orang dari kelompok B dan enam orang dari kelompok T ditahan. Namun, TF dari kelompok T, ketua kelompok yang menyerang Hotel Planet Holiday, Batam, masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Penyidik dari Kapolri telah menetapkan ada 11 orang yang dinyatakan sebagai tersangka. Dari sebelas ini telah dilakukan penahanan terhadap 10 orang. Yang satu masih dalam DPO," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Komisaris Besar Boy Rafli Amar, Kamis (21/6/2012).
Boy menjelaskan, keterlibatan dengan tersangka lainnya masih dalam pengembangan dan penyelidikan.
"Jadi masih terus dilakukan pemeriksaan terhadap mereka yang ditahan saat ini dan kemungkinan akan bertambahnya tersangka yang bersangkutan. Ini nanti akan dikembangkan lebih jauh lagi," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kerusuhan terjadi di Batam, Senin (18/6/2012) sore. Kerusuhan diawali dengan masalah sengketa tanah oleh PT HE dengan PT LE. Satu orang tewas dan 10 orang luka-luka dalam kejadian tersebut.
Pertikaian kedua pihak disebabkan oleh sengketa satu bidang tanah dan bangunan di atas seluas 3,7 hektare. Tanah tersebut awalnya dikuasai oleh PT HE, lalu diamankan oleh kelompok TF dari PT LE. Kedua perusahaan ini saling gugat.
Pada 14 Juni 2012 lalu, Pengadilan Negeri Batam memenangkan gugatan pihak PT LE. Lahan tersebut pun langsung diamankan oleh kelompok B dr PT LE. Akibat pengambil alihan tersebut, kelompok TF tidak terima dan bertindak emosional hingga menyerang Hotel Planet Holiday. Aksi kejar-kejaran dan tindak kekerasan pun terjadi antara kelompok tersebut.
Usai kejadian tersebut polisi mengamankan 32 orang yang terlibat kerusuhan itu. Hingga saat ini ditetapkan 11 tersangka yang melakukan kekerasan dan perusakan. Kasus ini akan dituntaskan Polres Balerang, dan Direktorat Reserse Kriminal Polda Kepri. Proses pendataan antara kelompok HE dan LE nantinya akan berlanjut sesuai ketentuan dan proses hukum.

Penghasilan Rossi Kalah dari Mayweather dan Pacquiao

KOMPAS.com - Juara dunia tujuh kali MotoGP, Valentino Rossi, mengaku tak terlalu memikirkan tentang gajinya yang besar. Selama GP Barcelona awal Juni, "The Doctor" mengatakan bahwa dia lebih peduli tentang bagaimana mendapatkan sebuah motor yang kompetitif.

"Saya sudah mendapatkan gaji yang agak bagus dalam beberapa tahun ini, sehingga itu bukanlah fokus utamaku," ujar pebalap Italia tersebut. "Saya mungkin akan menandatangani kontrak baru dengan Ducati pada hari ini, jika saya tahu motornya kompetitif."

Wajar jika Rossi mengatakan demikian, bahwa dirinya tak terlalu memikirkan tentang gaji, karena peraih sembilan gelar juara dunia grand prix ini sudah memiliki penghasilan tinggi. Menurut majalah Forbes, mantan pebalap Honda dan Yamaha tersebut berada di peringkat ke-20 daftar atlet dengan bayaran tertinggi di dunia.

Tentu saja, Rossi menjadi atlet terkaya dari semua pebalap roda dua. Akan tetapi, dia berada di antara dua pebalap Formula 1, yaitu pebalap Ferrari, Fernando Alonso, yang setingkat di atasnya, serta juara dunia tujuh kali F1, Michael Schumacher (tim Mercedes GP), yang ada di belakangnya (meskipun total penghasilan Rossi dan Schumacher sama).


Pebalap Ducati, Valentino Rossi.

Oknum Anggota TNI Buang Kamera Wartawan

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang oknum anggota TNI membuang kamera serta SD card dua wartawan elektronik yang sedang meliput jatuhnya pesawat Fokker-27 di Jl. Branjangan, RT 11, RW 10, Komplek Rajawali, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Radika Kurniawan, dari Kompas TV, menjadi salah satu korban. SD card kamera videonya diambil paksa oleh anggota TNI dan dibuang. Padahal, letak ia dan beberapa wartawan lainnya, berada lebih dari 500 meter dari lokasi.
"Saya lagi ngambil gambar di persawahan, tiba-tiba datang aparat, kamera saya diambil dan SD cardnya dibuang ke sawah," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (21/6/2012).
Perlakuan serupa juga dialami Urip Arpan, kontributor Beritasatu yang bertugas di Jakarta Timur. Kamera videonya dibuang oleh anggota TNI saat sedang mengambil gambar bongkahan pesawat latih yang jatuh di rumah warga.
"Tadi saya baru ambil gambar di lokasi kejadian, tapi tahu-tahu didekati anggota TNI AU dan pita kaset saya langsung dirusak. Ngomongnya kasar, saya kecewa," ujar Urip.
Sebelumnya diberitakan, pesawat latih TNI Angkatan Udara (AU), Fokker-27 dengan nomor registrasi 2708 yang bermuatan tujuh awak, jatuh di perumahan warga Komplek Rajawali, Halim Perdana Kusuma menewaskan seluruh awak dan 3 orang warga setelah menabrak sejumlah rumah.

Misteri Segitiga Bermuda


Tempat yang menakutkan ini biasa di sebut Limbo the Lost, Twilight Zone, atau Kerajaan Setan, Segitiga Setan, dan Kepulauan Setan, namun yang paling tenar adalah
“Segitiga Bermuda”

















Ada yang menghubung-hubungkan Segitiga Bermuda dengan kota Atlantis yang hilang karena ditemukan piramida di dasar laut Segitiga Bermuda. Juga menyebut bahwa segitiga adalah lorong waktu. Selain itu, lokasi Segitiga Bermuda sebagai pusat bertemunya antara arus air dingin dari Amerika Utara dengan arus air panas dari Afrika. Lalu diyakini Samudera Atlantik sebagai istana setan. Berikut juga opini tentang daerah Segitiga Bermuda memiliki medan gravitasi, yang menyebabkan alat navigasi tak bisa bekerja. Beredar juga teori, bahwa kapal dan pesawat itu diculik oleh UFO karena melintas di pangkalannya.
Berikut teori-teori menghubungkan Keangkeran Misteri Segitiga Bermuda :
^_^ Teori Gempa laut dan serangan gelombang besar. Gesekan dan goncangan di dasar Lautan Atlantik menghasilkan gelombang dahsyat dan seketika kapal2 menjadi hilang kendali dalam beberapa detik saja.
Segitiga Bermuda
^_^ Teori Gravitasi (anomali magnetik graviti). Segitiga bermuda terdapat elektromagnet yang besar. Hingga setiap pesawat atau kapal melintas alat navigasi mereka samasekali tidak berfungsi. Adanya sumber magnet terbesar di bumi yang tertanam di bawah Segitiga Bermuda, sehingga logam berton-tonpun dapat tertarik ke dalam.
Segitiga Bermuda
^_^ Gas Metana. Adanya gas methana di wilayah perairan tersebut. Teori ini dipublikasikan pertama kali tahun 1981 oleh Badan Penyelidikan Geologi Amerika Serikat. Teori ini berhasil diuji coba di laboratorium dan hasilnya memuaskan beberapa orang tentang penjelasan yang masuk akal seputar misteri lenyapnya pesawat-pesawat dan kapal laut.
^_^ Teori lubang ruang waktu (Lorong Waktu) yg menyedot hilang semua materi, seperti black hole (lubang hitam) yg ada diangkasa. Mungkin dikawasan ini terdapat sebuah gangguan atmosfir di udara berupa lubang di langit. Ke lubang itulah pesawat terbang masuk tanpa sanggup untuk keluar lagi. Dari misteri “Lubang di Langit” ini membentuk sebuah teori tentang adanya semacam perhubungan antara dunia dengan dimensi lain.
Segitiga Bermuda
^_^ Teori pusaran air (Blue Hole). Air bercahaya putih itulah penyebabnya. Didaerah segitiga maut Bermuda konon di dasar lautnya terdapat semacam lubang/gua, dulu gua ini memang sungguh ada, tetapi setelah jaman es berlalu, gua ini tertutup. Arus didalamnya sangat kuat dan sering membuat pusaran yang berdaya hisap. banyak kapal-kapal kecil atau manusia yang terhisap ke dalam blue hole itu tanpa daya.
Segitiga Bermuda
^_^ Misteri Makhluk Sargasso. Misteri lain adalah Makhluk Laut Sargasso, yang bukan semata-mata khayalan. Di Lautan Sargasso, banyak kapal yang tak pernah sampai ke tujuannya dan terkubur di dasar laut. Luas Laut Misteri Sargasso ini 3650 km untuk panjang dan lebarnya 1825 km, dan di sekelilingnya mengalir arus yang kuat sekali, sehingga membentuk pusaran yang sangat luas.
Misteri Segitiga Bermuda
^_^ Teori Piring Terbang (UFO). Ada hubungan antara munculnya piring terbang dg raibnya kapal dan pesawat diwilayah tsb.Ada yang mengatakan Segitiga Bermuda adalah markas besar UFO di bumi ini. sehingga kendaraan apapun yang melewati daerah teritorial tersebut akan terhisap dan diculik.
Misteri Segitiga Bermuda
^_^ Teori Tempat tenggelamnya Benua Atlantis. Segitiga Bermuda pusat Pemerintahan kota Atlantis yg tenggelam ribuan tahun yg lalu, dan menjadi tempat terangker di Dunia.
Misteri Segitiga Bermuda
Inilah kebesaran Tuhan yang telah menciptakan alam semesta dan juga dengan segala misterinya :) Mungkinkah Misteri Segitiga Bermuda akan terungkap jawabannya seiring dengan waktu atau akan tetap menjadi misteri hingga akhir zaman.

Jumat, 15 Juni 2012

Aturan Uang Muka Mulai Berlaku Hari Ini

Masyarakat yang akan membeli rumah atau kendaraan bermotor menggunakan kredit bank atau pembiayaan harus memiliki uang muka cukup. Peraturan Bank Indonesia dan peraturan menteri keuangan tentang uang muka minimum berlaku hari Jumat (15/6/2012) ini.
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Wiwie Kurnia menyampaikan, beberapa perusahaan pembiayaan sudah melaksanakan aturan itu. ”Di atas kertas, akan ada penurunan pembiayaan 30-50 persen,” kata Wiwie kepada Kompas, Kamis (14/6/2012).

Spanyol Mau "Bantu" Italia


 Pelatih tim nasional Spanyol, Vicente Del Bosque, mengatakan, timnya bertekad memenangi pertandingan terakhir Grup C, yaitu melawan Kroasia, 18 Juni mendatang. Jika Spanyol menang, Italia punya peluang lebih baik untuk masuk perempat final.

Hal tersebut disampaikan Del Bosque setelah Spanyol menang 4-0 atas Irlandia pada laga kedua Grup C, Kamis (14/6/2012). Dengan hasil tersebut, Spanyol menguasai klasemen dengan empat poin dan selisih memasukkan-kemasukan sebanyak empat gol. Kroasia ada di tempat kedua dengan empat poin dan selisih dua gol.

Tempat ketiga dihuni Italia yang mengoleksi dua poin dan selisih gol nol. Irlandia ada di dasar klasemen dengan poin nol dan selisih gol -6.

Jika Spanyol dan Kroasia bermain imbang, Italia membutuhkan kemenangan setidaknya 3-0 atas Irlandia untuk masuk perempat final. Jika Spanyol menang, Italia membutuhkan kemenangan 1-0 untuk masuk babak delapan besar.

"Kami tak ingin meraih hasil seri pada laga terakhir melawan Kroasia. Kami sudah katakan sebelum (bertanding melawan Irlandia) bahwa kami masih punya dua pertandingan dan ingin memenangi keduanya. Keinginan kami tidak berubah (setelah menang 4-0 atas Irlandia). Dalam turnamen seperti ini, Anda tak boleh mengecewakan pemain-pemain Anda," ujar Del Bosque.

Rabu, 13 Juni 2012

JADWAL LENGKAP EURO 2012 RCTI PIALA EROPA POLANDIA-UKRAINA 2012

Jadwal Pertandingan Euro Cup Piala Eropa 2012 RCTI

1. POLANDIA vs YUNANI (Siaran langsung 8 Juni, pukul 21.00 WIB)
2. RUSIA vs CEKO (Siaran langsung 9 Juni, Pukul 01.00 WIB)
3. BELANDA vs DENMARK (Siaran langsung 9 Juni, pukul 22.15 WIB)
4. JERMAN vs PORTUGAL (Siaran langsung 10 Juni, Pukul 01.00 WIB)
5. SPANYOL vs ITALIA (Siaran langsung 10 Juni, Pukul 22.15 WIB)
6. IRLANDIA vs KROASIA (Siaran langsung 11 Juni, Pukul 01.00 WIB)
7. PERANCIS vs INGGRIS (Siaran langsung 11 Juni, Pukul 22.15 WIB)
8. UKRAINA vs SWEDIA (Siaran langsung 12 Juni, Pukul 01.00 WIB)
9. YUNANI vs CEKO (Siaran langsung 12 Juni, Pukul 22.15 WIB)
10. POLANDIA vs RUSIA (Siaran langsung 13 Juni, Pukul 01.00 WIB)
11. DENMARK vs PORTUGAL (Siaran langsung 13 Juni, Pukul 22.15 WIB)
12. BELANDA vs JERMAN (Siaran langsung 14 Juni, Pukul 01.00 WIB)
13. ITALIA vs KROASIA (Siaran langsung 14 Juni. Pukul 22.15 WIB)
14. SPANYOL vs IRLANDIA (Siaran langsung 15 Juni, Pukul 01.00 WIB)
15. UKRAINA vs PERANCIS (Siaran langsung 15 Juni, Pukul 22.15 WIB)
16. SWEDIA vs INGGRIS (Siaran langsung 16 Juni, Pukul 01.00 WIB)
17. CEKO vs POLANDIA (Siaran langsung 17 Juni, Pukul 01.00 WIB)
18. YUNANI vs RUSIA (Siaran tunda 17 Juni, Pukul 04.00 WIB)
19. PORTUGAL vs BELANDA (Siaran langsung 18 Juni, Pukul 01.00 WIB)
20. DENMARK vs JERMAN (Siaran langsung 18 Juni, Pukul 04.00 WIB)
21. KROASIA vs SPANYOL (Siaran langsung 19 Juni, Pukul 01.00 WIB)
22. ITALIA vs IRLANDIA (Siaran langsung 19 Juni, 04.00 WIB)
23. INGGRIS vs UKRAINA (Siaran langsung 20 Juni, Pukul 01.00 WIB)
24. SWEDIA vs PERANCIS(Siaran langsung 20 Juni, Pukul 04.00 WIB)